Banyak
sekali Televisi Berlangganan (Pay TV) di Indonesia. Dan itu membuat kita
bingung untuk memilih mana yang terbaik.
Tidak
ada yang terbaik, tapi semuanya baik. Tergantung bagaimana kita secara bijak
memilih dan memilah mana yang harus kita pilih. Tentu saja ini menyangkut
kantong (dana yang tersedia) dan kepuasan menikmati tontonan acara.
Ada
Indovision, AoraTV, OrangeTV, TelkomVision, CentrinTV, TopasTV, NexMedia, Firstmedia, dan yang terbaru yang katanya paling lengkap dan terbesar, adalah BigTV. Itu semua adalah saluran televisi berbayar alias televisi satelit yang
dapat disaksikan dengan cara berlangganan, baik bulanan maupun tahunan
sekaligus.
Saya
tidak akan membahas satu persatu saluran televisi berbayar tersebut, karena
semuanya terserah Anda. Saya hanya memberikan panduan sederhana dalam memilih
TV berlangganan tersebut secara bijak, dan tentu saja bisa menghemat uang Anda
sekaligus puas menikmati tayangan sesuai keinginan Anda.
Dari
beberapa saluran yang ada, saya hanya merekomendasikan 5 (lima) saja yaitu
Indovision, AoraTV, TelkomVision, dan NexMedia dan BigTV. Mengapa? Selain bagus,
channelnya banyak pilihan, punya nama besar, dan yang terpenting adalah murah tapi tidak murahan. Indovision, adalah milik
pengusaha multimedia Hary Tanoesoedibjo, yang juga pemilik MNC Group yang
membawahi MNC TV, Global TV, dan RCTI. AoraTV, dimiliki oleh mantan Menteri Perdagangan
di era Gus Dur, Rini M. Soewandi, TelkomVision, sesuai namanya, adalah milik PT
Telkom, NexMedia yang dimiliki oleh Emtek Group yang juga
membawahi SCTV dan Indosiar. First Media, adalah perusahaan telekomunikasi dan informasi dengan merek dagang FastNet. Untuk FastNet, FirstMedia menyediakan konten internet dengan kecepatan tinggi. Jadi bila Anda berlangganan FirstMedia, Anda akan mendapat bonus paket internet sesuai harga paket yang diambil. Yang terbaru adalah BigTV yang merupakan "pecahan" dari FirstMedia. Terbukti dengan adanya tayangan di BigTV yang berlogo FirstMedia di ujung kanan atas. Lima yang pertama yaitu Indovision, AoraTV, TelkomVision, FirstMedia, dan BigTV menggunakan parabola untuk menangkap siaran, sedangkan NexMedia
hanya menggunakan dekoder (STB, Set Top Box) dan penangkapan sinyal menggunakan
antena TV terestrial (UHF) biasa. Cara kerjanya, dapat dilihat di situsnya.
Apa
sih daya tarik TV berlangganan? Tentu saja hiburan tanpa iklan khususya film
action, drama, dari luar negeri. Dan juga acara dokumenter atau anak-anak yang
tidak ditayangkan di TV rumah biasa. Dan yang pasti, FirstMedia dan BigTV memberikan tayangan berkualitas yaitu High Definition yang dapat dengan jelas dan bagus bila disaksikan menggunakan televisi jenis LCD atau LED dengan ukuran type layar 16:9. Sedangkan bila menggunakan televisi tabung biasa, tidak akan terlihat perbedaannya, dan tentu saja tidak akan asik. Sebagai informasi, BigTV adalah penyedia (provider) TV berbayar yang paling banyak tayangan kualitas HD dibandingkan yang lainnya, dengan beberapa paket yang ditawarkan dengan harga yang terjangkau.
Nah,
bagaimana kita memilih dan memilah TV berlangganan yang baik dan bijaksana? Ini
tipsnya...
Sebenarnya,
saluran yang ditayangkan oleh TV berlangganan itu berdasarkan kategori. Seperti
kategori hiburan, film, berita, olahraga, keluarga, dokumenter, talkshow,
anak-anak, religi, dan sebagainya. Nah yang perlu diperhitungkan adalah
tayangan yang sesuai dengan keinginan Anda sendiri sesuai kategorinya.
Misalnya, Anda butuh kategori Film action atau drama, Anda bisa memilih HBO,
Fox Movies Premium, Cinemax, Celestial Movies (khusus Mandarin). Kategori Dokumenter,
Anda bisa memilih Animal Planet, National Geographic Wild (tentang kehidupan
binatang), History (tentang sejarah dunia), Discovery Channel (tentang
pengetahuan). Kategori Anak-anak, Anda bisa memilih Kids Co, Jim Jam, Nick Jr,
Disney Junior, Cartoon Network (CN), dll. Kategori Berita, bisa CNN, Al
Jazeera, Fance24, DW, dll. Kategori Talkshow, bisa Channel M. Penyuka busana,
bisa memilih F-TV (Fashion TV), E!. Penyuka masakana, bisa memilih TLC, LI, AFC
(Asian Food Channel), dll. Penyuka mobil bisa memilih Discovery Turbo. Penyuka
travelling bisa memilih Nat Geo Travel, TLC, dll.
Nah...
sudah ketahuan kan apa yang dimaui. Sekarang tinggal memilah bagaimana
channel-channel berdasarkan kategori tersebut, bisa didapatkan dalam satu
kesatuan Paket tayangan TV berbayar, sehingga tidak harus memilih banyak Paket,
karena biasanya TV berlangganan menerapkan harga per Paket. Nama Paket
berbeda-beda tergantung stasiun (provider) TV berlangganan yang bersangkutan.
Perlu
diingat, ada provider TV berlangganan yang memasukkan saluran yang seharusnya
gratis (karena bisa ditonton melalui TV rumahan biasa), tapi dimasukkan dalam
Paket dan disatukan dengan saluran yang lain sehingga mau tidak mau kita harus “membeli”
Paket tersebut. Artinya kita membuang uang untuk tayangan yang sebenarnya kita
tidak membutuhkan.
Setelah
memilah, maka tiba saatnya untuk membandingkan harga Paketnya. Paket mahal
bukan berarti bagus atau salurannya banyak, tapi itu “permainan” provider TV
berlangganan agar Anda memilih Paket ini. Buktinya? Di provider lain, jenis
saluran yang sama juga tersedia, tapi harga Paketnya lebih murah. Harga mahal,
bisa saja hanya karena mereka menjual nama ‘brand’ TV berlangganan. Tidak lebih
dari itu.
Perlu
diingat juga, tidak semua saluran yang Anda “beli” dalam Paket, Anda tonton
semua. Bayangkan bila Anda hobi menonton film, kan tidak harus membeli paket
Dokumenter atau Hiburan yang sebenarnya bisa Anda dapatkan di TV rumah biasa.
Jadi Anda hanya membeli Paket Film saja dan Paket “Basic” (yang memang harus
dibeli sebagai syarat pertama).
Contoh
kasus, Anda penyuka film, maka Anda cukup membeli Paket Basic dan Paket Cinema
(HBO, Cinemax, Fox Movies, Celestial Movies dll) saja. Anda berhemat biaya.
Karena
itu, sebelum memutuskan untuk berlangganan, alangkah baiknya melihat Paket yang
tersedia di dalamnya sesuai dengan kebutuhan Anda, melalui situs yang tersedia.
Selamat
berburu tayangan !!!
TAUTAN:






