Tanggal 04
April 2015 ini terjadi Gerhana Bulan Total atau disebut Bulan Darah (Blood Moon). Fenomena ini adalah
hal biasa yang terjadi di alam semesta. Hal ini terjadi akibat peredaran antar
galaksi yang dekat ke bumi khususnya planet Mars yang tepat sejajar dengan
matahari.
Fenomena yang
biasa ini akan menjadi luar biasa apabila ditilik dari segi agama (Kristen)
berdasarkan nubuat Nabi Yoel di dalam Kitab perjanjian Lama. “Matahari akan
berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu.”
(Yoel 2:31), juga di dalam Kisah 2:20 yang berbunyi, “Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang
besar dan mulia itu.”
Kata “datangnya
hari Tuhan” sering diartikan sebagai pertanda akhir zaman atau kiamat. Umat
Kristen menggunakan Alkitab sebagai dasar Firman Tuhan, dan memercayai semua
perkataan yang ada di dalamnya sebagai nubuatan. Di dalam Alkitab, nubuatan
tentang akhir zaman diketahui dengan berbagai tanda-tanda di dunia, misalnya
musibah, kecelakaan, dll.
Alkitab secara
spesifik tidak menyebutkan tanggal, hari, dan waktu, bilamana hari kiamat itu
tiba. Tetapi dengan tanda-tanda. “Tetapi tentang hari atau
saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan
Anakpun tidak,
hanya Bapa saja." (Markus 13:32)
Lagi, menurut
Alkitab dalam Perjanjian Baru, salah satu tanda kedatangan Tuhan (hari kiamat)
adalah terjadinya gempa bumi yang dahsyat, matahari menjadi hitam, bulan
menjadi darah. “Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang
keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan
bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah.” (Wahyu
6:12)
Pastor John
Hagee menggambarkan bahwa Bulan Darah ini menandakan kebangkitan bangsa Israel.
http://www.cbn.com/cbnnews/insideisrael/2014/February/Divine-Sign-for-Israel-Hagee-Explains-Blood-Moons/
Apakah ada
hubungan antara fenomena Bulan Darah ini dengan kedatangan Tuhan (hari Kiamat)?
Tergantung bagaimana kita menyikapinya. Satu hal yang perlu diingat, kapan pun
dan dimana pun kiamat tiba, sudah siapkah kita menghadapinya?
Tuhan
memberkati!
