Jumat, 21 Juni 2013

BLACKBERRY MENGUBAH GAYA HIDUP SESEORANG SECARA DRASTIS!!!






Kehadiran perangkat Blackberry sangat memengaruhi sekaligus mengubah pola dan gaya hidup penggunanya. Mereka dengan gampangnya mengumbar nomor PIN kepada semua orang minta di-'add'. Padahal PIN itu sendiri kan seharusnya nomor rahasia. Sebaliknya, nomor telepon yang dimilikinya yang dirahasiakan.

Memang diakui, bahwa Blackberry adalah alat teknologi yang canggih. Dan tetap saja itu adalah buatan manusia. Lalu apa hubungannya ?

Menjadi Candu
Yang dikhawatirkan adalah, perangkat canggih itu sudah menjadi “candu” bagi para penggunanya. Merasa kehilangan segalanya apabila lupa membawa BB, daripada lupa membawa dompet. (Analoginya, sama seperti pecandu rokok, lebih baik tidak makan daripada tidak merokok).

Menjadi Berhala
Dan yang lebih menakutkan lagi adalah, BB menjadi “berhala” bagi penggunanya. Misalnya, di dalam gereja lebih asik ber-BB-ria sambil apdet status daripada membaca Alkitab dan mendengarkan khotbah, tetapi selalu saja ada alasan klise, “kan di BB ada aplikasi Alkitab, bisa baca di BB juga koq”. Benar atau tidak, hanya dia dan Tuhan yang tahu.

DIPERBUDAK
Mau tidak mau dengan kedua hal tersebut di atas, otomatis pengguna BB akan diperbudak. Ada 2  “oknum” yang menjadi “majikan”. Yang pertama perangkat BB itu sendiri, dan yang kedua adalah pihak operator. Coba bayangkan, perangkat BB tidak akan ada artinya alias tidak berfungsi bila tidak ada pulsa. Dan pulsa hanya bisa diperoleh melalui operator.

Pihak operator adalah majikan yang paling “kejam” sekaligus yang paling berbahagia. Mengapa demikian? Alasannya, sangat sederhana.

Kita ingat, dahulu ada permainan anak-anak yang namanya “Tamagochi”? Bentuk permainan yang sederhana, kita hanya memberi makan “binatang” agar tetap mendapatkan skor atau nilai. Bila tidak diberi makan, maka “binatang” itu akan mati, dan nilai pemainnya berkurang bahkan habis. Jadi, mau gak mau kita memberi makan agar binatang itu tetap “hidup”, maka otomatis kita akan terus memainkan Tamagochi itu, samapi-sampai kita sendiri yang lupa makan karena asik bermain Tamagochi.

Bukankah hal ini sama persis dengan BB? Mau tidak mau para pengguna BB harus memberi “makan” yaitu berupa pulsa. Dan pulsa itu adalah “makanan khusus” (hanya untuk BBM, FB, Chatting, Browser, dll) dengan berbagai macam nilai/harganya dan tidak berlaku untuk SMS apalagi untuk bertelepon. Itu yang dinamakan “PAKET”, entah itu Paket GAUL, Paket BROWSING, Paket Chatting, atau apalah, terlebih dengan embel-embel “UNLIMITED”, padahal itu bohong semua. Sedangkan untuk bisa bertelepon ria dan SMS, kita harus membeli pulsa tersendiri di luar PAKET tersebut. Bukankah ini adalah bukti kekejaman operator yang memaksakan pengguna BB untuk membeli pulsa mereka? Benar-benar suatu pemborosan yang dipaksakan. Pengguna BB sudah terhipnosis secara tidak sadar. Coba kita bandingkan dengan beberapa tahun lalu sebelum adanya BB. Operator tidak bisa “memaksa” kita untuk mengisi pulsa, karena kita sendiri yang mengatur, kapan kita menggunakan pulsa itu. Itu pun hanya dibatasi oleh tenggang waktu.

Operator juga pihak yang paling berbahagia. Mengapa? Semakin banyak orang yang menggunakan perangkat BB, semakin banyak pula orang yang membeli pulsa dan otomatis semakin untung dan kayalah operator itu. Apalagi sekarang ini makin banyak iklan yang menawarkan perangkat BB murah dengan tujuan orang tertarik membelinya, dan tentu saja dalam hitungan detik, para operator sudah tertawa terbahak-bahak menghitung berapa miliar rupiah yang dapat diraih dalam waktu 1 hari saja.
Sejujurnya saja, pengguna BB hanya lebih banyak menggunakan perangkatnya untuk BBM saja. Kecil persentasinya untuk apdet status di FB, Twitter, dll. Karena memang hanya itulah kelebihan perangkat BB. Fasilitas aplikasi FB, Twitter, YM, Email, dll sudah dapat diakses oleh perangkat lain selain BB, bahkan ada yang mengklaim lebih bagus dan lebih enak menggunakannya daripada BB.

Artinya, alangkah bodohnya kita membeli perangkat berharga  jutaan rupiah hanya untuk bisa ber-BBM. Yang membedakan BBM dengan layanan SMS atau MMS hanya jumlah huruf yang tidak terbatas, dan ukuran serta jenis gambar yang dapat dikirimkan. Soal kecepatan pengiriman dan penerimaan, tergantung kekuatan sinyal operator.  Lalu apa kelebihan BB bila diukur hanya dengan fasilitas BBM saja?

Katanya BB itu “Smartphone for Smart People”, tapi koq penggunanya gak smart ya….

Tuhan menciptakan manusia dengan diberikan akal dan pikiran dan pengetahuan untuk dapat menciptakan sebuah teknologi. Seharusnya manusia yang menjadi majikan atas teknologi, bukan sebaliknya.


Bagaimana dengan Anda?
 



5 PERISTIWA PENTING SEBAGAI LANDASAN IMAN PERCAYA KEKRISTENAN






Ada 5 peristiwa penting yang menjadi landasan iman percaya umat Kristen di seluruh dunia. Dan semuanya dicatat di dalam Alkitab.

Pertama, adalah peristiwa kelahiran Yesus Kristus. Diperingati sebagai hari Natal. Dan ini sering disebut sebagai “Natal Hari Pertama (The First Noel)”. Lalu kapankah Natal Hari Kedua (The Second Noel)?

Peristiwa kedua, adalah kematian Yesus di atas kayu salib. Domba Paskah tersembelih.

Peristiwa ketiga, Yesus bangkit pada hari ketiga. KebangkitanNya berarti kemenangan atas dosa manusia. Hari Raya Paskah.

Peristiwa keempat, Yesus naik ke Surga. Dan semua peristiwa itu sudah terjadi dan disaksikan oleh orang2 di zamanNya.

Semua peristiwa tersebut dicatat di dalam Alkitab dan diperingati oleh orang2 Kristen di seluruh dunia.

Ada 1 peristiwa lagi yang belum terjadi, namun sudah dinubuatkan dan pasti juga akan digenapi (terjadi). Peristiwa itu ialah datangnya Yesus yang kedua kali ke dunia. Inilah The Second Noel, Natal Hari Kedua.

Kisah 1:10-12
Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."

Jika Natal Pertama Yesus sebagai Raja, maka Natal Kedua nanti, Yesus bertindak sebagai Hakim Yang Adil.

2 Timotius: 4:8
Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

Dikatakan pada ayat tersebut, “kepada semua orang”. Berarti semua orang di dunia ini, tanpa terkecuali.

Sudah siapkah kita menerima kedatanganNya? Jangan pikirkan waktu dan saatnya tiba, karena itu urusan Tuhan. Yang paling penting adalah bagaimana kita mempersiapkan diri kita menyambut hari itu tiba.

Tuhan memberkati!

Antara Steve Jobs dan Soekarno



Catatan kecil untuk kedua tokoh dunia. Tokoh teknologi, Steve Jobs dan tokoh pemersatu bangsa (Indonesia) yang dikenal oleh pemimpin dunia, Bung Karno...)

Dunia berduka ketika sosok teknologi dunia Steve ‘Apple’ Jobs meninggal dunia. Sosok berkelas dunia yang meninggalkan warisan berupa kegilaan masyarakat terhadap perangkat elektronik yang bernama iPod, iPhone, iPad.

Ya, itulah Steve Jobs. Pekerja keras dan perfeksionis dalam menggapai impiannya menjadikan sesuatu yang tadinya tidak diperhitungkan menjadi sesuatu banget yang berkelas dunia.

Mendengar nama Steve Jobs, orang akan mengaitkan dengan perangkat bergambar sepotong buah apel yang sudah tergigit. Ya, Apple. Walaupun tidak semua orang menggunakan perangkatnya, tetapi kepergian sang maestro tersebut meninggalkan duka bagi semua orang tanpa terkecuali. Kenapa? Karena Steve Jobs adalah seorang motivator yang menginspirasi banyak orang terutama bagi mereka yang berkecimpung di dunia usaha atau yang ingin memulai usaha. Bayangkan, dengan bermodalkan sebuah komputer PC dan bertempat di garasi rumah orang tuanya, dengan ketekunan dan kegigihannya namun tetap sederhana, ia menjadi sosok yang sangat dikagumi. Bukan hanya hasil karyanya yang mendunia, tapi pemikiran dan cara hidupnya yang harus menjadi teladan bagi kita semua.

Kegigihan Steve Jobs berakhir saat penyakit kanker pankreas menggerogotinya dan merenggut hidupnya, tapi warisannya tetap dikenang semua orang.

Soekarno, sosok milik bangsa dan rakyat Indonesia juga sudah berpulang berpuluh-puluh tahun yang lalu. Keduanya, Steve Jobs dan Soekarno juga merupakan sosok dunia di dunia yang berbeda.

Soekarno di dunia politik. Disegani dan ditakuti baik kawan maupun lawan. Soekarno adalah pemimpin satu-satunya di dunia yang berani menggebrak meja dan berteriak lantang di Majelis Umum PBB dengan teriakan khasnya, “Go to hell America with your aids”, atau “Ganyang Malaysia!” Soekarno adalah orator ulung yang hanya bisa disamai oleh John F. Kennedy, mantan presiden Amerika Serikat, teman sekaligus musuhnya.

Soekarno adalah Pendiri bangsa dan negara Indonesia, pemrakarsa Indonesia merdeka terlepas dari keadaan negara saat itu yang akhirnya menjadi korban dalam peta perpolitikan di dalam negeri.

Apa yang menjadi pemikiran dan keinginan Soekarno adalah agar Indonesia menjadi negara yang mandiri, bermartabat, memiliki harga diri, rakyat yang bersatu padu untuk menciptakan kedamaian agar tidak bisa dipandang remeh oleh bangsa manapun.

Soekarno rela menjadi tumbal asal rakyat Indonesia tetap bersatu menjaga NKRI.

Soekarno meninggal karena “dijadikan sakit”.

Dan setelah kematian Soekarno, apa yang diwariskannya dijalankan oleh bangsa dan rakyatnya, terlebih oleh para penggantinya? Atau, apa ini yang diwariskan oleh Bapak Pendiri Indonesia : korupsi, lepasnya Timor Timur dari NKRI, pertikaian dan kebencian antar umat manusia karena SARA, menjadi konsumen barang-barang luar negeri, penyantap masakan luar negeri, atau kemiskinan dan kesejangan sosial?

Tak akan ada nama Negara Republik Indonesia tanpa Soekarno (dan M. Hatta). Tak akan ada Monumen Nasional kebanggan kota Jakarta dan Hotel Indonesia, tanpa Soekarno.

Terlepas dari kekhilafan dan kesalahan (namanya juga manusia), hendaklah kita menghormati dan menghargai jasa seseorang.

Steve Jobs, Soekarno, adalah sama-sama sosok pemimpin dunia. Yang membedakan adalah apa yang diwariskan dan bagaimana mengelola atau menjalankan warisannya itu.

Selamat jalan dalam damai Mr. Steve Jobs, dan Bung Karno!