Rabu, 16 Maret 2011

Keluarga Utuh, Anak Bahagia

Keluarga yang utuh, terdiri dari ayah dan ibu, ternyata menjadi aspek yang paling berpengaruh pada perkembangan emosional anak. Anak-anak yang tumbuh dalam keluarga yang utuh dan secara teratur melewatkan malam bersama, merasa lebih bahagia dengan hidupnya.

Kehadiran ayah dan ibu dalam proses tumbuh kembangnya menghadirkan perasaan percaya, kedamaian, juga harapan pada anak. Efek positif itu akan lebih kuat jika orang tua membangun bonding dengan anak-anaknya, salah satunya lewat kebiasaan makan bersama minimal tiga kali dalam seminggu.

Sebuah penelitian juga menemukan keluarga yang retak berdampak lebih buruk pada anak dibanding dengan kemiskinan. "Tidak hidup dengan ayah dan ibu memiliki efek negatif lebih besar dibanding anak yang tumbuh dalam situasi materi terbatas." tulis tim peniliti dari Inggris. Belum lama ini mereka melakukan survey bersar terhadap 100.000 orang dalam 40.000 rumah tangga di beberapa negara.

"Relasi antara ayah dan ibu serta hubungan dengan anak-anak sangat berpengaruh pada kecerdasan dan perkembangan emosional anak." Anak-anak lebih bahagia dalam situasi keluarga dimana orang tua mereka bahagia satu sama lain," katanya.

Keluarga yang harmonis bisa dibangun dari meja makan. Begitulah kesimpulan para ahli sosiologi dan psikologi. Anak-anak yang rutin diajak keluarganya untuk makan bersama juga lebih jarang yang menjadi pecandu alkohol, rokok, atau obat terlarang.

Kegiatan makan bersama tidak hanya mengenyangkan perut, tapi juga jiwa. Lewat kegiatan ini, orang tua dan anak bisa saling mengungkapkan pengalaman, pendapat, dan perasaan masing-masing. Orang tua juga bisa menyalurkan pengetahuan dan kebiasaan yang positif kepada anak-anaknya.

"Makan bersama adalah perekat semua anggota keluarga," kata Meg Cox, penulis buku "The Book of New Family Traditions: How to Create Great Ritual for Holiday & Everyday". "Aktivitas ini adalah tentang hubungan orang tua dan anak, tentang perasaan dicintai, identitas, serta rasa aman yang sangat dalam," katanya.