Jumat, 21 Desember 2012

BB Anda Lemot ? Baca ini !






Para pembaca sekaligus pemilik atau pengguna BB, pasti Anda pernah mengalami BB Anda lemot, pending, saat berselancar atau kirim BBM dengan gadget kesayangan Anda. Anda merasa kesal dan jengkel lalu langsung menuduh BB Anda yang jelek lah, kebanyakan memori lah, kebanyakan program aplikasi lah, atau sinyal operatornya lemah lah, dll.

Padahal kalau Anda mau bijak meneliti, “kesalahan” dan kejengkelan Anda sudah selayaknya ditujukan kepada para operator yang telah Anda “pilih” karena memberikan Paket Unlimited yang “sangat murah” (padahal itu bohong semua).

Sebenarnya Anda yang bodoh, mau dikerjain sama operator “geblek”. Anda tidak sadar bahwa semurah-murahnya Paket Unlimited itu, ada batas kuotanya. Ketika batas kuota habis, maka kecepatan unggah unduh data (Upload Download) akan berkurang sampai dengan batas terendah, yaitu 64 kbps (kilobyte per second) atau setara jaringan “G” (GPRS). Dan biasanya itu terjadi pada masa-masa terakhir Paket Unlimited (harian, mingguan, atau bulanan). Sedangkan di masa-masa awal Paket, Anda akan senang bukan main karena BB Anda lancar bebas hambatan, buat internetan, chatting (YM, FB, Twitter, dll), tidak ada pendingan saat BBM-an. Ya, itu karena pada saat itu kuota Paket Unlimited masih fresh. Kecepatan sangat tinggi hingga 7,2 Mbps (Megabytes per second) atau setara “HSDPA”. Semakin hari kecepatan semakin turun seiring terpakainya kuota Paket Unlimited tersebut. Urutannya adalah “H (HSDPA)”, “3G”, “E (EDGE)”, “G (GPRS)”, dan “GSM” (alias sinyal lemah), sampai “SOS” (tidak ada sinyal sama sekali).

Anda penasaran, bahkan bertanya, “Koq Paket Unlimited BB ada kuota?”. Tidak percaya? Mari kita hitung-hitungan.

Jenis komunikasi dibagi 2 bagian yaitu suara (bertelepon) dan data (sms atau internetan) atau keduanya (video call).

Anggaplah Anda memakai operator “T****” dengan tarif paling murah di kelasnya yaitu Rp.69.000,– Paket Unlimited per bulan. Satu bulan = 30 hari. Berarti per hari adalah sekitar Rp.2.300,–. Artinya Rp.2.300 adalah untuk pemakaian BB Anda selama 24 jam non stop (internet ON terus). Dan itu hanyalah untuk DATA saja (internet) tidak termasuk SMS, MMS apalagi untuk suara (telepon).

Tarif data (internet) dihitung menggunakan tarif GPRS yang biasanya Rp.0,5 / kb. (paling murah, itu pun promosi)

Harga Rp.2.300 dibagi Rp.0,5 (tarif GPRS), adalah 4.600 kilobyte atau 4,6 MB per hari. Artinya, jika dirata-rata secara adil, Anda hanya menggunakan data sebesar 4,6 MB saja per hari. Di bagi 24 jam, menjadi 0,192 MB atau 192 Kilobyte saja per jam.

Apakah demikian? Ini buktinya :

1. Satu kali Anda membuka BB Anda termasuk unduh data, membuka, berkomentar, via Facebook atau Twitter, setidaknya 1 MB terpakai. Berapa kali Anda membuka BB Anda dalam sehari? Berapa banyak kuota yang terpakai?
2. Membuka situs Youtube, besar sekali datanya (ukuran filenya) (makanya kebanyakan BB tidak bisa untuk membuka YouTube, kecuali ada pulsa lain di dalam BB Anda selain pulsa Paket Unlimited).
3. Dengan kondisi BB “ON” terus, itu berarti data internet berjalan terus dengan sendirinya tanpa disadari, istilahnya adalah “Background Data” dan itu juga menguras kuota data yang tentunya mengurangi jatah Paket Unlimited (selain menguras baterai).
Maka dari itu, wajar jika setelah mendekati periode akhir, BB Anda lemot, pending dan lain sebagainya karena Anda sudah MELEBIHI KUOTA !! Anda tidak sadar, tapi menyalahkan BB Anda atau operator.

Apa solusinya?
Selama Anda masih menggunakan gadget canggih yang Anda banggakan itu, tidak ada solusi. Karena memang BB adalah gadget yang diperuntukan bagi para pebisnis (kecuali Anda adalah pebisnis yang tidak mempermasalahkan kuota atau harga Paket Unlimited yang penting BB jalan terus), dan memang BB dirancang sebagai perangkat canggih yang memadukan fungsi telepon dan internet secara menyatu (integrasi) dan memang harus “ON” terus.

Bila Anda orang awam dan memang bukan orang berada, saatnya memiliki pikiran bijaksana untuk menggunakan perangkat canggih tersebut. Buang gengsi Anda sejauh mungkin. Buat apa memiliki BB tercanggih dengan Paket Unlimited tetapi tidak bisa menelepon (karena gak ada pulsa telepon, sudah abis buat kasih makan BB senilai ratusan ribu). Karena tidak semua kerabat Anda adalah orang yang mampu untuk membeli perangkat canggih tersebut (buat makan aja susah).
Pikirkan secara jernih, memiliki BB bagi Anda adalah sebuah kebutuhan atau sekadar keinginan?

Ada sebuah pernyataan dari teman saya tentang Blackberry, sebagai berikut:
“BB memiliki fungsi unik yang tidak dimiliki perangkat lain, yaitu BBM (Blackberry Messenger). Dengan BBM kita bisa saling share tentang segala sesuatu yang ada di sekitar kita, saling membantu sesama kita, dan lain sebaginya. Pokoknya dengan BB dan BBM-nya, “mendekatkan yang jauh.”

Menurut saya, pernyataan itu adalah KONYOL dan NONSENSE 1000%. Mengapa?

BBM digunakan sebagai sarana untuk menyebarkan berita atau membantu sesama. Misalnya ada program “Operasi Katarak Gratis Bagi Yang Tidak Mampu”. Melalui BBM bisa disebarkan berita tersebut untuk membantu sesama. Ini KONYOL.

Anda punya BB dengan harga mahal koq operasi aja mau yang gratis…. Malu dong….
Yang dimaksud sesama itu siapa? Kan BBM hanya bisa digunakan oleh sesama pemilik BB, masak sesama pemilik BB “ikut program operasi gratis”…. Gengsi doooong…

Bagaimana pesan itu bisa sampai kepada “yang benar-benar membutuhkan” operasi gratis, karena mereka hanya memiliki hape murah, jadul lagi? Kan kasihan, mata mereka seharusnya bisa sembuh dengan tanpa membayar sepeser pun, akhirnya gak kesampaian karena promosi sudah lewat lantaran “berita” itu tidak mereka terima melalui BBM. Waaah Anda harus menanggung dosa…

Sobat (khususnya pemilik dan pengguna BB), jangan marah ya. Saya hanya memberi pencerahan. Syukur bila Anda mau menerima dengan lapang dada dan bisa menemukan solusi bagi Anda sendiri.